EFEKTIVITAS SENAM YOGA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJAR SERASAN PONTIANAK TIMUR

  • Ananda Maulidia STIK Muhammadiyah Pontianak
  • Wida Kuswida Bhakti
  • Kharisma Pratama STIK Muhammadiyah Pontianak
Keywords: hipetensi, lansia, senam yoga, tekanan darah

Abstract

ABSTRACT

Background: Hypertension is an increase in blood pressure with systolic and diastolic values showing more than 130/80 mmHg. There are two principles of hypertension management, the administration of antihypertensive drugs and lifestyle modification. Lifestyle modification that can be done is physical activity that is yoga exercises.

Objective: To determine the effectiveness of yoga exercises on the blood pressure of elderly patients with hypertension at the working area of Banjar Serasan Health Centre

Methods: This research was a quantitative study with a true experiment research design. The population in this study was the elderly with hypertension in the working area of the Banjar Serasan Community Health Center, including 32 participants selected according to inclusion criteria. Analysis of the data used were paired sample t test and independent sample t test.

Results: Based on the paired sample t test, the results showed that there were differences in average of blood pressure values before and after yoga exercises given to the intervention group with a p value (0.000) on systolic and diastolic blood pressure, and there were no difference in the average of blood pressure values before and after yoga exercises given to the control group with p value (0.233) on systolic blood pressure and p value (0.144) on diastolic blood pressure. Based on the Independent sample t test, the results showed that there were no difference in the average of the intervention group with the control group with a p value (0.121) on systolic blood pressure and p value (0.995) on diastolic blood pressure.

Conclusion: Yoga exercises effectively reduce blood pressure in the elderly with hypertension

Keywords: Hypertension, elderly, yoga exercises, blood pressure

 

ABSTRAK

Latar Belakang: Hipertensi adalah kenaikan tekanan darah dengan nilai sistolik dan diastolik menunjukkan angka lebih dari 130/80 mmHg. Terdapat dua prinsip penatalaksanaan hipertensi yaitu dengan pemberian obat-obatan antihipertensi dan modifikasi gaya hidup. Salah satu modifikasi gaya hidup yang dapat dilakukan adalah melakukan aktivitas fisik yaitu senam yoga.

Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas senam yoga terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Banjar Serasan

Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian true experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Banjar Serasan, diantaranya 32 partisipan dipilih sesuai kriteria inklusi. Analisis data yang digunakan adalah analisis bivariat yaitu uji paired sample t test dan uji independent sample t test.

Hasil: Berdasarkan uji Paired sample t test menunjukkan hasil terdapat perbedaan rata-rata nilai tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan senam yoga pada kelompok intervensi dengan p value (0,000) pada tekanan darah sistolik maupun diastolik serta tidak terdapat perbedaan rata-rata nilai tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan senam yoga pada kelompok kontrol dengan p value (0,233) pada tekanan darah sistolik dan p value (0,144) pada tekanan darah diastolik. Berdasarkaan uji Independent sample t test menunjukkan hasil bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol dengan nilai p value (0,121) pada tekanan darah sistolik dan p value (0,995) pada tekanan darah diastolik

Kesimpulan: Senam yoga efektif menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi

Kata kunci: Hipertensi, lansia, senam yoga, tekanan darah

References

(1) Azizah, L.M. (2011). Keperawatan lanjut usia. Yogyakarta: Graha Ilmu

(2) Bandiyah, S. (2009). Lanjut usia dan keperawatan gerontik. Yogyakarta: Nuha Medika

(3) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat. (2018). Proyeksi penduduk provinsi kalimantan barat menurut kabupaten/kota dan kelompok umur 2016-2017. Pontianak: Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat https://kalbar.bps.go.id/dynamictable/2018/02/08/70/proyeksi-penduduk-provinsi-kalimantan-barat-menurut-kabupaten-kota-dan-kelompok-umur-2016-2017.html

(4) Butler, D. (2006). Seri 10 menit yoga. Batam: Karisma Publishing

(5) Cramer, H., Haller, H., Lauche, R., Steckhan, N., Michalsen, A., & Dobos, G. (2014). A systematic review and meta-analysis of yoga for hypertension. American journal of hypertension, 27(9), 1146-1151.

(6) Dharma, K.K. (2011). Metodologi penelitian keperawatan: Panduan Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian. Jakarta: Trans Info Media

(7) Dinata, W.W. (2015). Menurunkan tekanan darah pada lansia melalui senam yoga. Jurnal Olahraga Prestasi, 11(2)

(8) Dinas Kesehatan Kota Pontianak. (2018). Demografi lansia kota Pontianak tahun 2017-2018. Pontianak: Dinas Kesehatan Kota Pontianak

(9) Dinas Kesehatan Kota Pontianak. (2018). Capaian penderita hipertensi mendapat pelayanan sesuai standar tahun 2017-2018. Pontianak: Dinas Kesehatan Kota Pontianak

(10) Dinas Kesehatan Kalimantan Barat. (2016). Profil kesehatan provinsi Kalimantan Barat 2015. Pontianak: Dinas Kesehatan Kalimantan Barat

(11) Fatimah. (2010). Merawat manusia lanjut usia suatu pendekatan proses keperawatan gerontik. Jakarta: Trans Info Media

(12) Gadham, J., Sajja, S., & Rooha, V. (2017). Effect of yoga on obesity, hypertension and lipid profile. International Journal of Research in Medical Sciences, 3(5), 1061-1065.

(13) Hagins, M., Selfe, T., & Innes, K. (2013). Effectiveness of yoga for hypertension: systematic review and meta-analysis. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2013.

(14) Juliandi, A., Irfan, Manurung, S., Satriawan, B. (2016). Mengolah data penelitian bisnis dengan SPSS. Medan: Lembaga Penelitian Dan Penulisan Ilmiah

(15) Kemenkes. (2017). Pusat data dan informasi: Analisis Lansia Di Indonesia. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI

(16) Kowalak. (2011). Buku ajar patofisiologi. Jakarta: EGC Kedokteran

(17) Lalvani, V. (2004). Dasar-dasar yoga. Jakarta: Erlangga

(18) La Ode, S. (2012). Asuhan keperawatan gerontik: Berstandarkan Nanda, NIC, dan NOC Dilengkapi Teori dan Contoh Kasus Askep. Yogyakarta: Nuha Medika

(19) Lapau, B. (2012). Metode penelitian kesehatan: Metode Penulisan Ilmiah Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Jakarta: Pustaka Obor

(20) Muttaqin, A. (2012). Buku ajar asuhan keperawatan klien dengan gangguan sistem kardiovaskuler dan hematologi. Jakarta: Salemba Medika

(21) Nasir, A, dkk. (2014). Buku ajar metodologi penelitian kesehatan: Konsep Pembuatan Karya Tulis dan Thesis untuk Mahasiswa Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika

(22) Nursalam (2011). Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan: pedoman skripsi, tesis, dan instrumen penelitian keperawatan edisi 2. Jakarta: Salemba Medika

(23) Nurwidya, M. D., & Hudiyawati, D. (2018). Pengaruh yoga terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di purwodiningratan. (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

(24) Ovianasari, A., & Wantonoro, W. (2015). Pengaruh latihan yoga terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di dusun niten nogotirto gamping sleman yogyakarta (Doctoral dissertation, STIKES 'Aisyiyah Yogyakarta).

(25) Palmer, A. (2007). Simple guides: Tekanan Darah Tinggi. Jakarta: Erlangga

(26) Pangaribuan, B.B.P., & Berawi, K. (2016). Pengaruh senam jantung, yoga, senam lansia, dan senam aerobik dalam penurunan tekanan darah pada lanjut usia. Jurnal Majority, 5(4), 33-38.

(27) Prasetyaningrum, Y.I. (2014). Hipertensi bukan untuk ditakuti. Jakarta: Fmedia

(28) Sufren, & Natanael, Y. (2014). Belajar otodidak SPSS pasti bisa. Jakarta: Elex Media Komputindo

(29) Whelton, P. K., Carey, R. M., Aronow, W. S., Casey, D. E., Collins, K. J., Himmelfarb, C. D., & MacLaughlin, E. J. (2018). 2017 ACC/AHA/AAPA/ABC/ACPM/AGS/APhA/ASH/ASPC/NMA/PCNA guideline for the prevention, detection, evaluation, and management of high blood pressure in adults: a report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Clinical Practice Guidelines. Journal of the American College of Cardiology, 71(19), e127-e248.

(30) Pratiwi, E., & Mumpuni, Y. (2017). Tetap sehat saat lansia- pencegahan dan penanganan 45 penyakit yang sering hinggap di usia lanjut. Yogyakarta: Rapha Publising

(31) Price, S.A. (2005). Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit Edisi 6 Vol.1. Jakarta EGC Kedokteran

(32) Prihanti, G.S. (2016). Pengantar biostatistik. Malang: UMM Press

(33) Riskesdas.(2013).www.depkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/...hipertensi.pdf(diakses pada tanggal 9 Mei 2018)

(34) Riyadi, S., & Harmoko. (2012). Standard operating procedure dalam praktik klinik keperawatan dasar.Yogyakarta: Pustaka Pelajar

(35) Rohimawati, R. (2008). Sehat dan bahagia dengan yoga. Jakarta: Kawan Pustaka

(36) Saraswati, S.S. (2002). Asana pranayama mudra bandha. New Delhi: Yoga Publication

(37) Sari, K.M., & Herawati, N. (2018). Pengaruh senam yoga terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di kelurahan kampung jawa wilayah kerja puskesmas tanjung paku kota dolok tahun 2017. Menara Ilmu. Vol. 12. No. 3

(38) Saryono. (2011). Metodologi penelitian kesehatan penuntun praktis bagi pemula. Yogjakarta: Mitra Cendekia

(39) Sindhu, P. (2015). Panduan lengkap yoga untuk hidup sehat dan seimbang. Bandung: Qanita

(40) Sujatha, T., & Judie, A. (2014). Effectiveness of a 12-week yoga program on physiopsychological parameters in patients with hypertension. International Journal of Pharmaceutical and Clinical Research, 6(4), 329-335.

(41) Sugiyono. (2015). Metode penelitian kuantitatif kualitatif R&D. Bandung: Alfabeta

(42) Syukur, C. (2017). Manfaat yoga untuk faktor risiko gagal jantung. Jurnal CDK-256, 44 (9), 662-665

(43) Triyanto, E. (2014). Pelayanan keperawatan bagi penderita hipertensi secara terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu

(44) Tyagi, A., & Cohen, M. (2014). Yoga and hypertension: a systematic review. Alternative therapies in health and medicine, 20(2), 32-59.

(45) Wasis. (2008). Pedoman riset praktis untuk profesi perawat. Jakarta: EGC Kedokteran

(46) Wolff, M., Sundquist, K., Lönn, S. L., & Midlöv, P. (2013). Impact of yoga on blood pressure and quality of life in patients with hypertension–a controlled trial in primary care, matched for systolic blood pressure. BMC cardiovascular disorders, 13(1), 111.

(47) Yasa, I. D. G. D., Azis, A., & Widastra, I. M. Penerapan hatha yoga dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. COPING (Community of Publishing in Nursing), 5(1), 19-25.
Published
2019-04-29