Abstract

Latar Belakang: Asma merupakan gangguan jalan napas obstruktif paru yang bersifat reversiblle dengan ditandai dengan adanya periode bronkospasme, peningkatan respon trakea dan bronkus terhadap berbagai rangsangan yang menyebabkan penyempitan jalan napas. Salah satu penatalaksanaan pencegahan kekambuhan asma dibutuhkan pengetahuan dan sikap yang baik dari pasien asma.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengetahuan, sikap dan kekambuhan pasien asma di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.

Metode Penelitian:  Penelitian ini merupakan penelitian survey deskriptif dengan sampel penelitian adalah pasien dengan asma yang didatang ke instalasi gawat darurat Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Jumlah sampel berjumlah 50 responden yang diambil dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan instrumen berupa kuesioner demografi, pengetahuan, sikap dan kekambuhan.

Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagain besar responden berjenis kelamin perempuan dengan tingkat pendidikan SMA dan tidak memiliki pekerjaan. Rerata usia responden adalah 33,74 tahun. Berdasarkan hasil statistik sebagian responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang penyakit asma dan juga memiliki sikap yang negatif terhadap penyakit asma, selain itu sebagian besar responden juga sering mengalami kekambuhan.

Kesimpulan: Disimpulkan bahwa pasien asma cenderung memiliki pengetahuan yang kurang, sikap yang negatif dan kekambuhan yang sering terjadi. Direkomendasikan perlunya pendidikan kesehatan kepada pasien dan keluarga dalam mencegah terjadinya kekambuhan dirumah sehingga pasien dan keluarga dapat memberikan penanganan segera dirumah sebelum dibawa ke rumah sakit.