Abstract

Latar Belakang: Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 secara nasional diperkirakan prevalensi balita gizi buruk dan gizi kurang sebesar 19,6 %. Asupan nutrisi yang tidak tepat dapat menyebabkan anak mengalami malnutrisi. Salah satu cara untuk memperbaiki nutrisi adalah dengan metode Baby Led Weaning (BLW) adalah metode pemberian makanan bayi membiarkan bayi makan sendiri.

 

Tujuan: Mengetahui pengaruh metode Baby Led Weaning terhadap zat nutrisi makro pada bayi 6-24 bulan di UPK Puskesmas Perumnas II Pontianak.

 

Metode: Merupakan penelitian Quasi Eksperimen (percobaan) dengan menggunakan pendekatan Time series design yang menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 30 responden. Analisa data menggunakan Paired-T Test dan Wilcoxon.

 

Hasil: Hasil analisa statistik menggunakan Paired-T test dan wilcoxon dengan tingkat kepercayaan 95% diperoleh nilai lemak p = 0,004 dan energi p = 0,005 (p < 0,05) yang artinya Ho ditolak (Ha diterima), dan protein dan kerbohidrat dengan nilai p = 0,078 dan 0,075 (p > 0,05) yang artinya Ha ditolak (Ho diterima).

 

Kesimpulan: Ada pengaruh metode Baby Led Weaning terhadap zat nutrisi makro (energi dan lemak) pada bayi 6-24 bulan di UPK Puskesmas Perumnas II Pontianak.