Abstract

Studi Validitas Alat Pengkajian Perkembangan  Luka Pada Klien Dengan Luka Diabetik: alat MUNGS

 

Suriadi

 

Sekolah  Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

      

Abstract

BACKGROUND. Assessment tools for chronic wounds, such as pressure sores, are available, but a wound assessment tool specifically for diabetic wounds has not been

developed. OBJECTIVE. The purpose of this study was to determine the critical cutoff point for classifying wound healing. METHODOLOGY. A retrospective cohort study design with a convenience sample of 75 diabetic foot ulcer patients enrolled from a Kitamura Wound Clinic from February 2015 - January 2016. The inconsistency of wound healing assessment data was not included in this study. The MUNGS score and skin assessment were rated. The diabetic ulcer patients were observed every ten days until healing or discharge. A mean score of MUNGS assessment each patients were calculated. RESULTS. Seventy-five diabetic ulcer patients were collected. The MUNGS tool has an area under the ROC curve (AUC) 0.886, and the 95% confidence interval was 0.792 to 0.948. At a cutoff score of 5, showed that  likelihood ratio was strong (14.11). CONCLUSIONS. The value of the MUNGS tool in this study showed excellent accuracy in the mean score assessment. An accurate wound assessment is essential to the appropriate and realistic planning of goals and Interventions for patients with wounds.

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Abstrak

Alat penilaian untuk luka kronis, seperti luka tekan sudah  tersedia, akan tetapi alat penilaian untuk luka khusus yaitu  luka pada klien diabetes belum  tersedia yang dipakai dalam tatanan klinik. OBJEKTIF. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan titik cutoff point  untuk mengklasifikasikan penyembuhan luka. METODOLOGI. Desain penelitian ini studi kohort retrospektif dengan sampel sederhana  75 klien luka  kaki diabetik yang terdaftar dari Klinik Luka Kitamura dari Februari 2015 - Januari 2016. Inkonsistensi data penilaian penyembuhan luka tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Skor MUNGS dan penilaian kulit dinilai. Klien dengan  luka diabetes diamati setiap sepuluh hari sampai penyembuhan atau keluar. Skor rata-rata penilaian MUNGS setiap pasien dihitung. HASIL. Tujuh puluh lima klien luka diabetes terkumpulkan. Alat MUNGS memiliki area di bawah kurva ROC (AUC) 0,886, dan interval kepercayaan 95% adalah 0,792 hingga 0,948. Pada skor cutoff 5, menunjukkan tingkat likelihood rasio yang sangat kuat (14.11). KESIMPULAN. Nilai alat pengkajian  MUNGS dalam penelitian ini menunjukkan akurasi yang sangat baik dalam penilaian skor rata-rata. Penilaian luka yang akurat sangat penting untuk perencanaan tujuan dan Intervensi yang tepat dan realistis untuk pasien dengan luka kronik.

 

 

 

KEY WORDS:

Prediktif validitas, Likelihood ratio, MUNGS, luka diabetik