Jurnal Keperawatan dan Kesehatan http://jurnal-stikmuh-ptk.id/index.php/JK2 <p>JKK (Jurnal Keperawatan dan Kesehatan), with registered number ISSN <a href="http://u.lipi.go.id/1273563605" target="_blank" rel="noopener">2806-8375</a> (print), ISSN <a href="http://u.lipi.go.id/1455774300" target="_blank" rel="noopener">2528-0937</a> (online) is the scientific nursing journal published by Research and Public Devotion STIK Muhammadiyah Pontianak. It is on the national level that covers a lot of common problems or issues related to the Nursing Sciences. The aim journal is to up to date new research of nursing sciences and nursing sciences development for renewing&nbsp;knowledge and policies for nursing implementation.</p> <p>JKK (Jurnal Keperawatan dan Kesehatan) is published in print version since 2014 in three- terms, but in 2017 JKK is going to publish journals twice in two-term: April and October. Then, there is turnover for the journal cover.</p> <p>Please read these guidelines carefully. &nbsp;Authors who want to submit their&nbsp;manuscript to the editorial office of&nbsp;JKK (<em>Jurnal Keperawatan dan Kesehatan</em>) should obey the writing guidelines. If the&nbsp;manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will&nbsp;BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.</p> <p>Please Download&nbsp;the Template&nbsp;<a title="Petunjuk Penulisan" href="https://docs.google.com/document/d/1PBz_yZAkFfqaAiU5wRvu8DL-K8F0UtcRJdSz0QTMiok/edit" target="_self">HERE.</a></p> en-US jurnal@stikmuhptk.id (Kharisma Pratama) jurnal@stikmuhptk.id (Syahbandi) Wed, 20 Mar 2019 00:00:00 +0000 OJS 3.1.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pengetahuan, Sikap Dan Kekambuhan Pasien Asma Di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang http://jurnal-stikmuh-ptk.id/index.php/JK2/article/view/61 <p><strong>Latar Belakang: </strong>Asma merupakan gangguan jalan napas obstruktif paru yang bersifat reversiblle dengan ditandai dengan adanya periode bronkospasme, peningkatan respon trakea dan bronkus terhadap berbagai rangsangan yang menyebabkan penyempitan jalan napas. Salah satu penatalaksanaan pencegahan kekambuhan asma dibutuhkan pengetahuan dan sikap yang baik dari pasien asma.</p> <p><strong>Tujuan: </strong>Penelitian ini bertujuan mengetahui pengetahuan, sikap dan kekambuhan pasien asma di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang<strong>.</strong></p> <p><strong>Metode Penelitian:&nbsp; </strong>Penelitian ini merupakan penelitian survey deskriptif dengan sampel penelitian adalah pasien dengan asma yang didatang ke instalasi gawat darurat Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Jumlah sampel berjumlah 50 responden yang diambil dengan menggunakan teknik <em>consecutive sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan instrumen berupa kuesioner demografi, pengetahuan, sikap dan kekambuhan.</p> <p><strong>Hasil Penelitian:</strong> Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagain besar responden berjenis kelamin perempuan dengan tingkat pendidikan SMA dan tidak memiliki pekerjaan. Rerata usia responden adalah 33,74 tahun. Berdasarkan hasil statistik sebagian responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang penyakit asma dan juga memiliki sikap yang negatif terhadap penyakit asma, selain itu sebagian besar responden juga sering mengalami kekambuhan.</p> <p><strong>Kesimpulan: </strong>Disimpulkan bahwa pasien asma cenderung memiliki pengetahuan yang kurang, sikap yang negatif dan kekambuhan yang sering terjadi. Direkomendasikan perlunya pendidikan kesehatan kepada pasien dan keluarga dalam mencegah terjadinya kekambuhan dirumah sehingga pasien dan keluarga dapat memberikan penanganan segera dirumah sebelum dibawa ke rumah sakit.</p> Windy Astuti Cahya Ningrum ##submission.copyrightStatement## http://jurnal-stikmuh-ptk.id/index.php/JK2/article/view/61 Fri, 20 Oct 2017 00:59:03 +0000 Pengaruh Metode Baby Led Weaning Terhadap Zat Nutrisi Makro Pada Bayi 6-24 Bulan Di Upk Puskesmas Perumnas Ii Pontianak http://jurnal-stikmuh-ptk.id/index.php/JK2/article/view/62 <p><strong>Latar Belakang: </strong>Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 secara nasional diperkirakan prevalensi balita gizi buruk dan gizi kurang sebesar 19,6 %. Asupan nutrisi yang tidak tepat dapat menyebabkan anak mengalami malnutrisi. Salah satu cara untuk memperbaiki nutrisi adalah dengan metode <em>Baby Led Weaning (BLW)</em> adalah metode pemberian makanan bayi membiarkan bayi makan sendiri.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Tujuan: </strong>Mengetahui pengaruh metode <em>Baby Led Weaning</em> terhadap zat nutrisi makro pada bayi 6-24 bulan di UPK Puskesmas Perumnas II Pontianak.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Metode: </strong>Merupakan penelitian <em>Quasi Eksperimen</em> (percobaan) dengan menggunakan pendekatan <em>Time series design</em> yang menggunakan teknik <em>purposive sampling</em> sebanyak 30 responden. Analisa data menggunakan <em>Paired-T Test</em> dan <em>Wilcoxon</em>.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Hasil: </strong>Hasil analisa statistik menggunakan <em>Paired-T test dan wilcoxon</em> dengan tingkat kepercayaan 95% diperoleh nilai lemak <em>p</em> = 0,004 dan energi <em>p =</em> 0,005 (<em>p</em> &lt; 0,05) yang artinya Ho ditolak (Ha diterima), dan protein dan kerbohidrat dengan nilai <em>p</em> = 0,078 dan 0,075 (<em>p</em> &gt; 0,05) yang artinya Ha ditolak (Ho diterima).</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kesimpulan: </strong>Ada pengaruh metode <em>Baby Led Weaning</em> terhadap zat nutrisi makro (energi dan lemak) pada bayi 6-24 bulan di UPK Puskesmas Perumnas II Pontianak.</p> Sherly Pusvita, Tisa Gusmiah, Lince Amelia ##submission.copyrightStatement## http://jurnal-stikmuh-ptk.id/index.php/JK2/article/view/62 Fri, 20 Oct 2017 01:02:25 +0000 Pengembangan Instrumen Teori Kolcaba: General Comfort Theory Aspek Dukungan Keluarga Pada Pasien Luka Kaki Diabetik http://jurnal-stikmuh-ptk.id/index.php/JK2/article/view/63 <p><strong>Latar Belakang:</strong> Kualitas hidup penderita Luka Kaki Diabetik (LKD) merupakan salah satu tujuan asuhan keperawatan yang harus ditingkatkan. Dukungan keluarga merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan pada pasien dengan LKD, hal ini karena aktivitas keluarga dan hubungan berpengaruh pada fisiologis dan kualitas hidup. Tidak tersedianya penilaian keluarga terhadap pasien LKD dapat mempengaruhi penentuan diagnosis dan intervensi yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengembangkan Instrumen Teori Kolcaba: General Comfort Theory Aspek Dukungan Keluarga pada Pasien LKD.</p> <p><strong>Metode:</strong> Metode penelitian ini adalah <em>mix methode</em> dengan pendekatan eksploratif sekuensial. Ada 4 partisipan untuk metode kualitatif dan 73 responden untuk metode kuantitatif. Uji validitas dilakukan menggunakan <em>Pearson product moment</em>, uji reliabilitas dilakukan dengan Cronbach alpha. Aiken V digunakan untuk uji indeks validitas isi pada 2 orang ahli.</p> <p><strong>Hasilnya:</strong> Empat tema muncul dari metode kualitatif untuk dukungan keluarga. 9 item alat ukur diperoleh hasil yang valid (0,372-0,843&gt; 0,235) dan reliabel (Cronbach alpha 0,959 dan 0,976). Hasil indeks validitas isi valid sebesar 0,67-0,83.</p> <p><strong>Kesimpulan:</strong> Penelitian ini menemukan 4 tema untuk dukungan keluarga, dan pengembangan dukungan keluarga dalam penilaian luka untuk pasien penderita ulkus diabetes yang terdiri dari 9 item valid dan dapat diandalkan.</p> Gusti Jhoni Putra ##submission.copyrightStatement## http://jurnal-stikmuh-ptk.id/index.php/JK2/article/view/63 Fri, 20 Oct 2017 01:08:34 +0000 Diabetic Foot Ulcer Prevention: An Evidence Based Practice http://jurnal-stikmuh-ptk.id/index.php/JK2/article/view/64 <p><strong>Background: </strong>Diabetic foot ulcer (DFU) is one of diabetes mellitus complication that increases from year by year. There was 15% diabetes mellitus patients suffered DFU and around 50% DFU patients die within five years. This study aimed to develop the guidelines for preventing diabetic foot ulcer. Data collection was carried out from March to April 2017. There were 40 nurses included in this study which are working at IPD of city hospital in Pontianak, West Borneo, Indonesia.</p> <p><strong>Methods: </strong>Tools for data collection included guideline for DFU prevention and guideline manual for nurses, while tools for outcome evaluation included Nursing competency for DFU prevention form, Nurse Opinion Questionnaire and Nurse Agreement on Guideline. The content validity of the Nurse Opinion Questionnaire was 1.0 and Nursing Competency for DFU prevention was 1.0. The internal consistency of Nurse Agreement on Guideline using Cronbach’s alpha was 0.89. Data analysis was performed using descriptive statistics.</p> <p><strong>Results:</strong> The guidelines of DFU prevention in DM patients who admitted into the hospital has been developed, and most nurses provided the expected response. Some nurses agreed and highly agreed with the guidelines.</p> <p><strong>Conclusions: </strong>The guidelines of DFU prevention are useful and important for nursing practice. Nurses can use the guidelines to protect and prevent their DM patient from diabetic foot ulcer or infection. In addition, some recommendations for nursing practice and further study were proposed.</p> Kharisma Pratama, Nichapatr Phuttikhamin ##submission.copyrightStatement## http://jurnal-stikmuh-ptk.id/index.php/JK2/article/view/64 Fri, 20 Oct 2017 01:20:35 +0000 Pengaruh Nesting Terhadap Berat Badan Bayi Lahir Rendah Di Ruang Perinatologi Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soedarso Pontianak http://jurnal-stikmuh-ptk.id/index.php/JK2/article/view/66 <p><strong>Latar belakang</strong>: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) termasuk faktor utama dalam peningkatan mortalitas, morbiditas, dan disabilitas neonatus. Provinsi kalimantan barat menempati peringkat tertinggi kedua kejadian BBLR sebesar 15%. Salah satu masalah yang terjadi pada BBLR yaitu tidak stabilnya berat badan yang di akibatkan meningkatnya kehilangan energi. Penyebab kehilangan energi pada BBLR disebabkan sebagian organ tubuh yang imatur, salah satunya sistem skeletal, sehingga posisi bayi cenderung ekstensi dan bayi berada pada tidur aktif. Hal ini menyebabkan akan meningkat terjadinya stres. <em>Nesting</em> merupakan suatu alat untuk menyanggah posisi tidur bayi sehingga dalam posisi fleksi.</p> <p><strong>Tujuan </strong>:Mengidentifikasi pengaruh <em>nesting</em> terhadap berat badan badan bayi berat lahir rendah di ruang Perinatologi Rumah Sakit Umum Daerah dr.Soedarso Pontianak Kalimantan barat</p> <p><strong>Metode Penelitian</strong>: Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>quasi experiment</em> desain <em>pretest-posttest only </em>dengan 15 responden berdasarkan kriteria inklusi neonatus berusia lebih dari 3 hari setelah kelahiran, berat lahir ≤ 2000 gram, neonatus dalam keadaan stabil. Pengukuran berat badan dilakukan dengan menggunakan timbangan digital. Pemasangan nesting dilakukan selama 5 hari. Analisis bivariat menggunakan uji t- dependent.</p> <p><strong>Hasil Penelitian</strong>: Hasil uji statistik menunjukkan rerata berat badan sebelum sebesar 1529,47 gram, dan berat badan sesudah dilakukan <em>nesting</em> sebesar 1552,47 gram. Hasil analisis pada penelitian ini terdapat perbedaan yang&nbsp; signifikan berat badan sebelum dan sesudah dilakukan pemasangan <em>nesting</em> dengan p value=0,002.</p> <p><strong>Kesimpulan:</strong> Berdasarkan hasil penelitian penggunaan <em>nesting</em> dapat direkomendasikan dalam perawatan BBLR sebagai upaya memfasilitasi pertumbuhan BBLR terutama berat badan.</p> Lince Amelia ##submission.copyrightStatement## http://jurnal-stikmuh-ptk.id/index.php/JK2/article/view/66 Fri, 20 Oct 2017 01:31:07 +0000 Efek Electrical Muscle Stimulation (Veionoplus Arterial) Terhadap Penyembuhan Luka Pada Pasien Dengan Ulkus Kaki Diabetik Di Klinik Kitamura Pontianak http://jurnal-stikmuh-ptk.id/index.php/JK2/article/view/65 <p><strong>Latar</strong> <strong>belakang</strong><strong>: </strong>Ulkus kaki diabetik (UKD) adalah salah satu komplikasi terbesar dari DM yang mengalami ulserasi pada eskremitas bawah yang berhubungan dengan abnormalitas neurologis, kelainan vaskuler atau <em>peripheral artery disease</em> (PAD). Penggunaan <em>electrical muscle stimulation </em>(EMS) dapat meningkatan aliran darah dan meningkatkan proses penyembuhan luka.</p> <p><strong>Tujuan:</strong> Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi efek dari <em>electrical muscle stimulation </em>(EMS) pada otot betis terhadap peningkatan nilai <em>Ankle Brachial Index </em>(ABI)&nbsp; pada pasien Ulkus Kaki Diabetik.</p> <p><strong>Metode Penelitian:</strong> Penelitian ini akan menggunakan desain <em>true-experiment</em> dengan <em>randomised controlled trials</em>. Total sampel yang terlibat 60 responden yang akan dibagi dalam kelompok pada EMS terapi dengan menggunakan alat veinoplus arterial selama 30 menit (kelompok Intervensi) dan EMS terapi dengan menggunakan alat veinoplus arterial selama 20 menit (kelompok kontrol). Penelitian ini menggunakan alat pengkajian penyembuhan luka dengan skore MUNGS (<em>maceration, undermining/ tunnelling, necrotic tissue, granulation, signs or symptoms</em>). Bivariat analisis yang&nbsp; digunakan adalah dengan menggunakan <em>Paired T Test</em><em>. </em></p> <p><strong>Hasil: </strong><em>Electrical Stimulation</em> (EMS) pada otot betis dengan menggunakan alat Veinoplus terjadi peningkatan nilai ABI yang signifikan pada pasien dengan ulkus kaki diabetik di Klinik Kitamura Pontianak.</p> <p><strong>Kesimpulan: </strong>Terdapat perbedaan yang signifikan nilai ABI pada kelompok intervensi dan kontrol sebelum dan setelah tindakan terapi EMS pada pasien UKD. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan selisih nilai rerata pada kelompok kontrol dan intervensi.</p> <p>&nbsp;</p> Hartono Hartono, Ramadhaniyati Ramadhaniyati, Syahid Amrullah ##submission.copyrightStatement## http://jurnal-stikmuh-ptk.id/index.php/JK2/article/view/65 Mon, 20 Mar 2017 01:33:12 +0000